Upacara dipimpin oleh petugas dari kelas 5A yang telah mempersiapkan diri melalui latihan di bawah bimbingan Bapak Lukman Ghoyali, S.Pd. Dengan penuh tanggung jawab, para petugas menjalankan tugasnya untuk mendukung kelancaran jalannya upacara.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Nur Jihad menyampaikan amanat bertema “Bersatu untuk Indonesia Emas”. Dalam amanatnya, semangat Sumpah Pemuda diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus menjaga persatuan, menghargai perbedaan, rajin belajar, disiplin, serta saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi muda, khususnya para pelajar madrasah, memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pemuda yang telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti tekun menuntut ilmu, berakhlak mulia, bergotong royong, dan berprestasi.
Suasana upacara semakin khidmat dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diiringi paduan suara siswa. Sementara itu, kegiatan mengheningkan cipta dipimpin oleh siswa kelas 4A yang telah berlatih di bawah bimbingan Bapak Nur Jihad. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, MI Al Muta’allimin berharap seluruh peserta didik semakin memahami arti penting persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.
Bersatu, berprestasi, dan berakhlak mulia demi terwujudnya Indonesia Emas!
MI Al Muta’allimin — Menanamkan semangat kebangsaan, membangun generasi berilmu dan berkarakter.